DISPORA JEMBER, Satu data Ayo Pramuka menjadi keseriusan Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Jawa Timur dalam sukses program Kwartir Nasional Gerakan Pramuka upaya tuntaskan pendataan Anggota Gerakan Pramuka secara digital, berlangsung di Savana Hotel & Convention Kota Malang. Acara ini dihadiri oleh 84 peserta yang berasal dari berbagai unsur, termasuk Kwartir Cabang Kabupaten/Kota, Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota se-Jawa Timur, serta Pengurus Kwarda Jatim. Kabupaten Jember juga berpartisipasi aktif dengan mengirimkan dua utusan, yaitu satu perwakilan dari Kwartir Cabang dan satu dari Dinas Pendidikan. 15/10.
Pada hari pertama bimbingan teknis, peserta mendapatkan pemaparan mengenai kebijakan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka dan Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur dalam upaya transformasi digital sekaligus migrasi dari SIPA Pramuka Jatim ke Ayo Pramuka. Materi ini berfokus pada strategi untuk melakukan inventarisasi anggota Gerakan Pramuka melalui penggunaan teknologi informasi dan pengolahan data secara digital.
Plh. Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Jawa Timur, Kakak Dra. Vitri Rahmawati, M.Si. dalam sambutannya menyampaikan Ayo Pramuka, diyakini akan dapat menunjukkan lebih detail kegiatan kepramukaan yang ada di seluruh Indonesia dan tentunya akan bermanfaat bagi anggota pramuka di mana dengan tersedianya informasi yang lebih lengkap dapat mendorong peserta didik untuk berpartisipasi aktif mengikuti kegiatan kepramukaan dari level daerah hingga nasional. Ujarnya.
Kepala SMPN 3 Jember, Kakak Heru Wahyudi, S.Pd., M.Pd, yang merupakan utusan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, mengungkapkan, “Aplikasi Ayo Pramuka merupakan wujud kemajuan Gerakan Pramuka dalam pengolahan data yang berbasis digital. Dengan aplikasi ini, selain fungsi pengolahan data juga dilengkapi dengan fitur media sosial yang dapat digunakan oleh sesama anggota Gerakan Pramuka, diharapkan pengelolaan data kepramukaan dapat lebih efisien dan terintegrasi.” Ujarnya.
”Namun perlu menjadi catatan bersama pendataan inifokusnya kepada anggota aktif baik golongan Siaga, Penggalang, Penegak, Pandega dan Pembina, dasar-dasarnya pun sudah sangat jelas mulai dari edaran resmi bahkan petunjuk penyelenggaraan yang diterbitkan oleh Kwartir Nasional Gerakan Pramuka”. Pungkasnya.
Acara ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta dalam memanfaatkan teknologi informasi, serta memperkuat jaringan komunikasi antar anggota Gerakan Pramuka se Indonesia. Melalui penggunaan aplikasi Ayo Pramuka, diharapkan akan tercipta sistem yang lebih transparan dan akuntabel dalam pengelolaan data potensi anggota.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk mempercepat proses digitalisasi di lingkungan Gerakan Pramuka, sehingga mampu memenuhi tantangan zaman dan meningkatkan kualitas layanan kepada anggota pramuka di seluruh Jawa Timur.



Test
Test Komentar