DISPORA JEMBER, Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Jember mengadakan studi banding ke Pemerintah Kota Batu untuk menggali informasi terkait program-program unggulan pengelolaan kepemudaan dan olahraga, serta tata kelola venue olahraga beserta retribusinya. Studi banding ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas program-program kepemudaan dan olahraga di Kabupaten Jember. 29/11.
Rombongan Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Jember yang dipimpin oleh Pelaksana tugas Sekretris Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Jember, Lolita Tyas Malina, S.H, yang turut disambut oleh Asisten III Pemerintah Kota Batu, Eko Suhartono. Kehadiran Eko Suhartono dan jajaran diwakili oleh Sekretaris Dinas dan Kepala Bidang Kepemudaan, dengan senang hati menyambut serta memandu jalannya kegiatan studi banding.
"Studi banding ini adalah kesempatan berharga bagi kami untuk belajar dari pengalaman dan keberhasilan Pemerintah Kota Batu dalam mengelola sektor kepemudaan, olahraga, serta venue-venue yang ada. Kami berharap, dapat mengimplementasikan best practices yang kami temui di sini untuk memajukan dunia kepemudaan dan olahraga di Kabupaten Jember," Ujar Lolita.
”Dinas Pendidikan Kota Batu merupakan salah satu organisasi perangkat daerah di lingkungan Kota Batu dimana di dalamnya terdapat beberapa bidang salah satunya Bidang Kepemudaan, yang mana melaksanakan fungsi kepemudaan dan olahraga dengan melibatkan stakeholder Koni, Kormi dan NPCI”. Jelasnya.
Lebih lanjut Lolita menambahkan, dari hasil studi banding hari ini kita juga mendapatkan informasi bahwa dalam pelaksanaan kegiatan para stakeholder memberikan penjelasan tentang regulasi dana hibah serta besaran retribusi yang tertuang dalam perda pajak dn retribusi disesuaikan dengan peraturan dan kearifan lokal. Tandasnya.
Dalam pertemuan tersebut, berbagai topik penting dibahas, termasuk pengelolaan fasilitas olahraga, strategi peningkatan partisipasi pemuda dalam kegiatan olahraga, serta sistem retribusi yang diterapkan untuk pemanfaatan venue. Pemerintah Kota Batu memberikan berbagai informasi dan pengetahuan terkait pengelolaan venue yang dapat dijadikan referensi untuk meningkatkan layanan kepada masyarakat.
Eko Suhartono, mewakili Pemerintah Kota Batu, berharap bahwa studi banding ini dapat membawa manfaat bagi kedua daerah dalam meningkatkan kualitas layanan untuk pemuda dan olahraga. "Kami siap untuk berbagi pengalaman kami dengan Kabupaten Jember, dan kami percaya ini akan memberikan dampak positif bagi pengembangan olahraga dan kepemudaan," Ungkapnya.
Melalui studi banding ini, diharapkan dapat tercipta sinergi yang lebih baik antara Pemerintah Kabupaten Jember dan Pemerintah Kota Batu, serta menjadi langkah awal untuk memperkuat pengelolaan kepemudaan dan olahraga, serta meningkatkan fasilitas yang tersedia untuk masyarakat luas.



Belum ada komentar.